Banner 468 x 60px

 

Optimalisasi Potensi Produk Kerupuk JuHaHa (Lorjuk Halal Huenak)

0 komentar

Optimalisasi Potensi Desa Pademawu Timur, KKN 03 UTM Ciptakan Produk Kerupuk JuHaHa (Lorjuk Halal Huenak)




Pamekasan – Mahasiswa dari anggota kelompok 03 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2018 Universitas Trunojoyo Madura melaksanakan salah satu program kerja unggulan di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pademawu Timur Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan, tepatnya Dusun Mangunan terkait sosialisasi peningkatan potensi pangan melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis koperasi, Kamis (02/08/2018).

Menurut penjelasan dari Koordinator Desa (Kordes) Kelompok 03 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2018 Universitas Trunojoyo Madura (Wahyudi, Red), kegiatan sosialisasi dan pelatihan dengan tema “Optimalisasi Potensi Desa (Produksi Olahan Lorjuk) melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi” yang dilaksanakan dari pukul 15.00 s/d 17.00 WIB ini merupakan salah satu program kerja unggulan kelompok 03 terkait pembangunan pangan. Hal ini sesuai dengan tema KKN Tematik 2018 UTM yakni “Membangun Kemandirian Mayarakat Madura melalui Pembangunan Pangan dan Pariwisata”.

“Sosialisasi dan pelatihan ini membahas 3 pokok bahasan utama, yakni potensi pangan unggulan, ekonomi kreatif serta manajemen koperasi. Pada pembahasan potensi pangan unggulan dan ekonomi kreatif, kami memberikan wawasan kepada peserta sosialisasi (ibu rumah tangga Dusun Mangunan Desa Pademawu Timur) bahwa lorjuk (kerang bambu) yang merupakan potensi unggulan Desa Pademawu Timur tepatnya Dusun Mangunan dapat diproduksi menjadi produk inovatif yang minim biaya produksi, tahan lama dan bernilai jual tinggi, yakni Kerupuk JuHaHa (Kerupuk Lorjuk Halal Huenak). Selain itu, kami juga mempraktikkan cara pembuatan kerupuk lorjuk. Pembuatan kerupuk lorjuk hampir sama dengan pembuatan kerupuk lainnya, yaitu terdiri dari lorjuk yang dicincang, kaldu lorjuk, tepung tapioka, tepung terigu, bawang putih, garam, gula dan soda kue. Bahan-bahan ini kemudian dicampur menjadi adonan lalu dimasukkan plastik kemudian direbus atau dikukus. Setelah adonan matang, didiamkan dulu hingga dingin lalu diiris tipis dan dijemur kurang lebih 2 hari. Setelah kerupuk kering, selanjutnya digoreng dan siap disajikan” ujar penanggungjawab kegiatan 

“Sedangkan pada pembahasan manajemen koperasi, menjelaskan terkait pengetahuan manajemen perkoperasian yang baik dan benar sesuai tujuan koperasi yang sesungguhnya, yakni kesejahteraan ekonomi masyarakat yang merata”, imbuh mahasiswi asal Lamongan tersebut.
Koordinator Desa Kelompok KKN 03 (Wahyudi, Red) juga menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini mampu menghasilkan luaran yakni meningkatkan perekonomian melalui pemberdayaan masyarakat desa (ibu rumah tangga  dan pemuda desa, Red) dengan memanfaatkan potensi lokal serta menambah pengetahuan masyarakat terkait manajemen koperasi yang baik dan benar sehingga berdampak pada kesejahteraan ekonomi masyarakat yang merata.

“Peserta sosialisasi ini semangat dan antusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan. Hal ini dikarenakan sebelumnya masyarakat hanya mencari lorjuk dan menjualnya secara mentah, kering atau produk dengan biaya produksi yang relatif mahal. Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini akan menambah wawasan masyarakat Dusun Mangunan dan masyarakat dusun sekitar yang ada di Desa pademawu Timur untuk meningkatkan nilai jual lorjuk melalui pembuatan kerupuk lorjuk yang dirasa mudah untuk diterapkan, biaya produksi rendah serta bernilai jual tinggi. Selain itu, kami juga berharap selepas kegiatan ini, dapat diterapkan oleh masyarakat secara berkelanjutan, kami juga siap membantu dalam hal pemasaran melalui blog desa dan media-media online”ujar Wahyudi.

0 komentar:

Posting Komentar